Character Assassination

April 2, 2007 on 8:46 am | In Kejang Otak |

Jam sebelas lewat tiga puluh menit tujuh puluh tujuh detik :D siang tadi, jam dinding tua rumahku masih semangat berdetak saat Metro TV mengudara dengan e-Lifestyle nya. Mengusung topik “Blog Sebagai Media Alternatif”. Acara ini nampaknya menarik perhatianku. Setelah biasanya cukup bosan memelototin Bung KRMT Roy Suryo ngoceh sana-sini tentang dunia IT Endonesyah yang rajin nongol di acara ini.

Bagaimana tidak, cuplikan acara ini pun saya yakin cukup menuai penasaran pemirsanya. Malaysia Tourism Minister yang mengatakan “Bloggers are liars” karena gerah dikritik oleh Nila Tanzil , jurnalis SCTV yang menghadiri undangan Floral Festival 2007 dalam rangkaian visit malaysia 2007 , yang mengaku kecewa atas perlakuan negeri Jiran atas pelayanan yagn diberikan. Menteri tersebut yang seolah ingin mengatakan JANGAN PERCAYA BLOGGER, MEREKA PEMBOHONG! Pembohong? Itukah yang seharusnya dikatakan oleh “Trully Asia” setelah mendapatkan kritik dari tamunya yang mengungkapkan kekecewaan? Saya rasa sebuah tindakan yang tak bijak SAMA SEKALI! Paranoidkah penyakit baru Malaysia setelah mendapat “teman baru” yang lebih gagah dan terbiasa semena-mena itu ?

Opini Mereka
Meutia Hafid, dengan nada kritisnya, tak lelah menjadi moderator kali itu. Nukman Luthfie, yang dikenal atas bisnis onlinenya menjadi salah satu yang duduk sebagai pembicara, selain full time blogger budi putra yang seorang wartawan. Di ujung telepon juga tampil Wimar Wotoelar yang tersohor itu. Tanggapan dari Mas Budi cukup singkat, cukup pula menggambarkan pendapatnya tentang Para Blogger. Apalagi kalau bukan kaitannya dengan kandungan informasi yang ada di dalam Blog. Bagaimana informasi di dalamnya bisa bersifat sangat obyektif dan sebaliknya, subyektif -yang lebih sering diartikan sebagai kebohongan ketimbang pendapat.

Aturan dan kode etik juga menjadi pembicaraan hangat dalam perbincangan kali ini. Ia pun berusaha meyakinkan pemirsa bahwa Blogger lebih cenderung memiliki aturan sendiri, daripada turut secara baku mengikuti kode etik media massa. Secara, Ia adalah wartawan. Bapak Nukman serta merta cukup terlihat mendukung para Blogger, sebagai seorang warga virtual dunia maya -yang menjadi lahan nafkahnya. :-" Ia pun berujar laiknya konsultan marketing dan public relation yang dibayar amat memperhatikan kepuasan pelanggan. Ungkapan saya diatas tentang kekecewaan Mbak Nila pun saya kutip dari seorang Nukman Luthfie : pelanggan adalah raja, beginikah seharusnya perlakuan yang didapat seorang customer yang tak puas atas service yang diberikan Malaysia sebagai pengelola pariwisata ? Yang tak seharusnya mencak-mencak di hadapan dunia dengan kata-kata yang tak senonoh : MEREKA PEMBOHONG!

Pedas nya kata yang dilontarkan terus-menerus oleh Meutia pun tak pelak bikin panas kuping para Blogger, saya cukup yakin itu. Apalagi dibawa-bawanya Jeffooi dan bapak blogger Endonesyah. Tak lupa ditampilkannya wawancara dengan pengurus Blogfam untuk mengais informasi mengenai keberadaan Blogger Endonesyah. Bisa dianggap wajar, bagi Meutia, tugasnya sebagai moderator yang harus memancing para pembicara tentang opini mereka. Tapi ini tak membuat seorang Wimar Witoelar, yang kerap berbicara dihadapan publik mengenai media komunikasi, menjadi gentar B-) dan gegabah untuk ikut serta berjamaah “membunuh karakter” para Blogger yang dianggap pembohong. <:-P

Dengan gaya khasnya yang bijak dan renyah didengar, beliau yang juga seorang Blogger, bertutur mengenai blog sebagai media penyaluran aspirasi dan pendapat. Apalagi bagi para penulisnya yang tak kuasa menembus tembok aturan dunia media massa. Para blogger, lanjut Wimar, bebas mengungkapkan dalam postingannya tentang pendapatnya mengenai sesuatu. Tak pelak, Meutia pun tak kuasa menahan air mata menghadapi gaya bicara semacam ini, tak mampu lagi Ia melontarkan kalimat pedas untuk memancing pendapat miring yang diharapkan terucap dari seorang senior, Wimar Witoelar. :))

Media Alternatif?
Saya pribadi yang melihat acara ini bisa dibilang cukup merasa kecewa. Terutama judul yang diangkat: Blog Sebagai Media Alternatif. Media Alternatif, bukan ini yang dibahas selama tiga puluh menit kepotong iklan jadi delapan belas menit empat puluh tiga detik :D. Ya! Bahkan kami pun sanggup dan berani berbicara dengan memilih topik yang lebih berkorelasi dengan materi pembicaraan.

Kenapa tidak sedikit pun disinggung mengenai dakwah, promosi dan propaganda? Atau bahkan dihubungkan dengan “kebohongan” para Blogger atas pendapat subyektif mereka akan sesuatu hal tadi? Bukankah Blog juga dapat dijadikan sebagai media dakwah bagi para pemuka agama yang jelas mengacu pada kebaikan? Atau sebagai media promosi dan jual-beli yang sifatnya milik pribadi? Tidak adakah blog yang mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi ? Luwesnya media ini yang turut pula menggiatkan guru untuk menulis dan berbicara tentang repotnya dunia pendidikan Endonesyah serta kesejahteraan para pendidik ? Bisakah orang tidak menengok wikipedia yang bisa diidentikkan dengan blog terbuka? Apakah lalu pembohong mengajarkan pada anaknya untuk berbohong ? :P Atau sekedar mengaitkan keberadaan komunitas berkumpulnya para Blogger yang tak saja mengait erat silaturahmi antar mereka ? :-*

Kritis?
Dan ini pendapat saya : acara yang menarik, dikemas secara baik, diangkat dalam acara yang sering dijadikan advetorial, promosi atau pameran produk IT. Dibawakan oleh Meutia Hafid yang cantik kritis dan berkompeten menanggapi topik terkini. Dan pembawa acara e-lifestyle tidak harus seorang “pakar IT” to? :-" Meskipun tidak cukup banyak waktu yang disediakan acara ini untuk menampung dan membeberkan topik yang sebenarnya -”Blog Sebagi Media Alternatif”- dan cenderung memojokkan para Blogger. Atau ini disengaja? Sebagai ajang mencari kepopuleran dan rating TV stasiun yang menyiarkannya? Supaya lebih terkenal dan populer akan berita serta kekritisan mereka? Ah, saya kira tidak perlu. Bukannya mereka sudah cukup populer karena bernaung di bawah pohon beringin nan rindang yang berlabel Golkar ?

Sisi Positif
Akhirnya media Blog semakin dilirik karena kasus yang cukup heboh di negeri tetangga itu. Dan Blog hanya sekedar berbagi informasi, bukan kontoversi, bahkan sang pemilik kontroversi pun gak punya Blog, hayo?! Dan yang paling penting, memaksa saya menulis ini untuk mengakhiri masa hiatus! ;)) Serta memberikan kesempatan pula pada saya yang ganteng namun hina ini segera untuk sekedar mengucapkan terima kasih pada Loenpia yang jauh-jauh menggelinding ke Jogja untuk berwisata dan melepas rindu berjumpa dengan kami kemarin. Maaf jika perlakuan kami semena-mena, tidak sopan, bahkan jorok dan katrok! =))

40 Orang SokKomentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. wah kemaren aku dapet lebih dari 3 SMS dari blogger (termasuk DIRIMU) yang ngabarin soal acara itu…
    hahaha thanks ya…
    kalo ada acara bagus lagi SMS lagi yak :D

    Comment by Fany — April 2, 2007 #

  2. Pertamax!!! ndak kie???

    Ngko gek wis didisiki wong…

    Kang, seko ngendi wae kowe, kok bar hiatus langsung kemrutuk koyo ngono tulisanmu, ra kleru? Waakakak..

    Nice post lah, welkom bek tu nde janggel :p

    Comment by Jeki — April 2, 2007 #

  3. hihi, ternyata wis kedhisikan mbakyu sek ayu dewe kae, ya ya … nice ^_^

    Comment by Jeki — April 2, 2007 #

  4. wah aku turu kang!
    :D
    sudah sering e-lifestyle bicara ttg blog, kayanya in yg kedua yg aku liat deh
    yaaa, balik lagi, blogger kan personal, jgn liat blogger secara keseluruhan, liat personalnya, salahkan orangnya, jgn komunitasnya!

    Comment by thestoopid — April 2, 2007 #

  5. bung, wah sayang sekale di rumah bandung, saya tidak dapat menangkap metro tv(jelek bgt gambrnya), jadi ga nonton deh T_T….wah, koq hiatusnya lama bgt bung???napa boz??besok jumat saya nyampe jogja lage, kemaren ternyata ga bisa gathering ma cahandong,ada pengajian mendadak seh.
    Iy juga, klo saya pikir2 blogger koq masih saya dapet stigma yg aneh2, pembohong lah, pekerjaan yg ga mutu-lah, dll..Sedih rasanya, jika blogger masih dicap seperti itu ya boz…ayo2 buktikan klo blogger g sembarangannnn

    Comment by yesalover — April 2, 2007 #

  6. dalam penglihatan saya memang demikian : bahwasanya ada suatu persaingan yang tidak sehat antara media konvensional dan media alternative.

    gimana ga terancam, beberapa blog di indonesia, kalo dihitung ratingnya, bisa ngalahin sebuah media konvensional… hehehe :))

    kemudian masalah emosional kedekatan, para pembaca blog memiliki hubungan emosional dengan pemilik blog tersebut.

    itu hanya salah dua, yang membuat media konvensional merasa iri dengan blog, yeah.. terkadang kan tidak semua orang suka dengan perubahan, apalagi kalo biasa berada pada posisi tersaingi..

    Comment by kenz — April 2, 2007 #

  7. SIKAT MATANE™!!!!!

    Comment by Fareez — April 2, 2007 #

  8. ga liat dit…. :D

    Comment by ekowanz — April 2, 2007 #

  9. siapa bilang saya ndak punya blog?

    Comment by roy suryo asli — April 2, 2007 #

  10. betul.. tapi, mas.. kalo ada sisi positif, maka pasti ada sisi negatifnya..

    *gak nonton tipi, cuman ndengerin*

    Comment by lek atemo — April 2, 2007 #

  11. jarene hiatus????

    Comment by tooooooooooooooooooooooopics — April 3, 2007 #

  12. ganyang dit…ganyang!!!

    Comment by joesatch — April 3, 2007 #

  13. “jangan percaya blogger. all bloggers are liars blablabla..”

    yang nyuruh percaya sama kita ya siapaaaaa….hahaha…guoblok kabeh !!! :))

    Comment by venus — April 3, 2007 #

  14. Hi mbak meutia :D hehehe… *mwah*
    lho… :)) wakakaka…

    biarlah kafilah berlalu… para anjing tetap ngeblog…
    auuuuuuuuu…. auuuu….
    guk guk guk…

    *aku isih ra percoyo kok kowe iso posting sehebat iki toh dit???*

    Comment by thuns — April 4, 2007 #

  15. kenapa sih penilaian orang begitu penting? Mo d anggep pembohong, penghasut, provokator mbok ya biar aja… wong ya kita ini nggedebus d blog sendiri, ndak d blog orang laen, apalagi nggedebus d media massa… hidup blogger!

    Comment by e-one — April 4, 2007 #

  16. katanya temenmu sedang dlm progress pnyelesain bwt ngejer ini mei. sms aku tgl maine ya mas.. oiya, tumben isi postinganmu BERBOBOT…he….

    Comment by januar — April 4, 2007 #

  17. aku ga ada tipi,jd ga bisa komentar banyak…!!!
    lanjutttt..!!!!!

    posting dowo..ga ada foto…HUH….mules aku….

    Comment by escoret — April 4, 2007 #

  18. GANYANG MALAYSIA™

    Comment by Anang — April 5, 2007 #

  19. wahhhh gak nonton..salah jam sih Dit :P

    Comment by unai — April 5, 2007 #

  20. sesy gak sempet nonton, soale masih di jalan. ulasanne bagus mas. untung akugak nonton, kl nonton mesti bt dewe.
    eh aku dikirimi fotone wingi tho…………….

    Comment by sesy — April 5, 2007 #

  21. Ulasannya keren punya, harusnya masuk KR nih… Belajar nulis dimana tho Mas?

    Comment by Cordiaz — April 6, 2007 #

  22. ngeblog yo ngeblog…. titik.. hora ngurus omongan kiwo tengen wes… ehhh dit, ndengaren abot banged tulisanmu… awakmu waras2 wae kan? :p

    Comment by bebek — April 6, 2007 #

  23. Nggak semua bloggers itu seperti apa yang dituduhkan kok.. :) a large numbers of them are pretty decent fellow that wanted their voices heard and fair enough in obtaining a free-speech medium.. :)

    Comment by kampret nyasar — April 7, 2007 #

  24. wah
    berarti pengaruh blogger sudah sedemikian bagus
    tinggal gimana ‘meluruskan’
    tapi knapa pula mesti ‘diluruskan’
    wong tak ada yg mesti dipersalahkan :D

    Comment by aVank — April 7, 2007 #

  25. saya juga melihat acara itu..cuma sepertinya nggak ada konklusi yang bisa diambil ? cuma ada satu pendapat yang mengganjal yang katanya blogger dapatdituntut secara hukum ? aneh..

    Comment by iman brotoseno — April 7, 2007 #

  26. wah, klo kasih komentar di sini itungannya sok komentar ya :p hehehehe jadi tertarik sok komen ne h :D

    terus terang saya ga nonton 100% acara itu, cuma sekilas-sekilas doank sambil bales2n email, tapi saya turut prihatin sama masyarakat malaysia. Tourism Minister nya sangatlah berhati sempit. di kritik aja ga bisa terima, langsung teriak2 bloggers are liars…

    Mestinya dia liat statistik dulu donk, mayoritas SPAMMERS di asia itu dari Malaysia, wakakakakaka :D
    kasihan ya, maksud hati buat nge-les atau membela diri, eh malahan hanya mempermalukan diri di depan kalayak umum aja.

    soal blogger bisa dituntut, saya setuju aja. Klo kontentnya ga bener, misalkan isinya child pronography atau women abuse, saya mah setuju-setuju aja…

    Comment by kenji — April 8, 2007 #

  27. Aku blom liat acara ini :(

    Comment by Iko — April 9, 2007 #

  28. Blog memang salah satu media alternatif untuk menyampaikan pendapat…unek2…atau malahan aspirasi. Tetapi bagaimanapun juga ya sebaiknya kita masing2 tahu batas..

    Comment by deking — April 10, 2007 #

  29. wah..blognya keren juga :) salam kenal dari semarang yah mas… monggo?????

    Comment by she — April 10, 2007 #

  30. Dit pusing aku bacane..
    Aniwei salut ama sifat kritis kamu…
    *loh sesuai topik ga sih?*

    Comment by manler — April 10, 2007 #

  31. kebebasan berpendapat dan keterbukaan terkadang bisa disalah artikan sama orang lain.
    Tanpa kontroversi, kebebasan berpendapat, maka kita ga kan bisa berkembang dunk…

    Comment by agung — April 10, 2007 #

  32. Malaysia kemaki tenan kwii…belumpernah disruduk kuda sumbawa kali yaa, ayo dit sruduk….!

    Comment by traju — April 11, 2007 #

  33. aku nonton gara-gara mbokne kemal alias mbak venus sms….

    Comment by crushdew — April 12, 2007 #

  34. mumpung belum ada ancaman hukuman gantung dan sejenisnya yang bakal merenggut nyawa bakal suami dari ibu anak-anak saya, saya bakal terus menulis secara ngawur dan semena-mena ;)

    Comment by joesatch — April 14, 2007 #

  35. kowe ki critane nulis bab iki ben melu terkenal ngono po piye dab? ben gelis dadi selebblog? ben mlebu tipi? rak popo gampang kabeh ki ono wektune.. ndang dibarke wae kuliahe..

    Comment by sangar pol..! — April 17, 2007 #

  36. updateeeeeeeeeeeeeeeeeeeee…!!!

    Comment by bebek — April 19, 2007 #

  37. Dit si mentri berulah lagi tuuh, sorry diet udah lama ga keisini, apa kabar?

    Comment by Evy — April 21, 2007 #

  38. wes meh mei - kok durung nulis maning :(

    Comment by pembaca setia — April 24, 2007 #

  39. ngelu..

    wa iki to rombongane cak andong..

    *mbales*

    Comment by omith — May 10, 2007 #

  40. hai didit, bagaimana caranya mengubah tampilan blognya ya? saya ingin berguru

    Comment by Jurnalis Ku — November 9, 2016 #

SokKomentar

kalkun

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS. ^Top^