05:55

May 27, 2007 on 6:39 am | In Hari ini |

Apa kabarmu Jogja?


Lewat lima puluh lima dari pukul lima
Peristiwa itu hadir tanpa diduga
Bencana yang takkan pernah diharapkan kedatangannya
Kejadian yang menggoreskan luka dalam di hati

Jogja luluh lantah disambut gempa!
Ribuan nyawa tak tertolong pulang ke Tuan-nya
Gusar gundah gulana yang kami rasa
Penjuru kota lumpuh tak berdaya

Jutaan air mata tak tertahan
Alunan doa tlah terpanjatkan
Keikhlasan benteng akhir penderitaan
Hening sesaat yang kami rasa

Apa yang hendak kau kata?
Sanak saudara pergi tanpa sapa
Rumah dan harta seakan tak berharga
Tuhan seakan jauh entah dimana

Cukup lima puluh tujuh detik
Cukup pula penderitaan
Cukup sudah apa yang kami rasakan
Cukup..dan jangan terulang

Segores luka, memori abadi
Ya Rabb, ampuni dosa kami
Atas yang tlah terlalui
Pabila dosa yang membawa cobaan ini

Untuk Jogja tercinta
Untuk warganya yang ramah tegur sapa
Untuk semua saudaraku yang tlah pulang ke pangkuan-Nya
Untuk apa yang sudah kita rasa bersama

Di pagi ini….
Tangis air mataku untukmu
Doaku untukmu
Jogja di sudut hatiku

42 Orang SokKomentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. pertamaaaaaa!
    wang ga biasanya bikin puisi.
    hehehe
    yah, jogja ada di sudut hatiku pula
    amiiiin!

    ayo liputan ora dit?

    Comment by thestoopid — May 27, 2007 #

  2. Dit, kok ora ono foto jepretanmu?
    btw, Bisa juga yah, loe bikin puisi *salute….salute… *

    Comment by Alex Budiyanto — May 27, 2007 #

  3. cayo….
    semangat !!

    Comment by ndah — May 27, 2007 #

  4. kalo yogya di sudut hatimu, pasti yg ada di tengah hatimu sleman ya? :P

    aaaah… sudah sudah,,, jangan bikin sedih lagi T_T

    Comment by chocoluv — May 27, 2007 #

  5. mari bersama bangkitkan Jogja

    Comment by arya — May 27, 2007 #

  6. waktu itu saya tidak disana
    tapi merasakan getarannya
    walau sudah luluh lantak
    tapi harus terus berusaha
    menjadi lebih baik dan kuat

    Comment by wedhouz — May 27, 2007 #

  7. Wah aku lagi di Jakarta wakti gempa ini terjadi
    Takutnya minta ampun karena ga bisa nelpon ortu dan istri di jogja
    Alhamdulillah mereka baik2 aja
    Waktu pertama diberitain di TV kirain cuma gempa kecil
    makanya tidur lagi setelah liat tv
    Waktu bangun siang2, kaget ngliat kalo korbannya ribuan
    langsung deh nelpon jogja
    tapi gagal terus
    baru bisa dapat kabar malamnya
    deg2an banget waktu itu..

    Comment by Dino — May 27, 2007 #

  8. hidup jogjaaaaa!

    Comment by finkz — May 27, 2007 #

  9. oouuu.. ini tho rumahnya didiet! ;) hehehe…
    mampir yoo diet’, sekalian ria link ajah yaa…

    Comment by ria — May 27, 2007 #

  10. *membaca dengan menahan air mata*

    Comment by zam — May 27, 2007 #

  11. kiarin posting naon. ga taunya puisi. eeheheheheheu…

    Comment by uthie — May 27, 2007 #

  12. ayo jogja, hapus air mata. tatap matahari hari ini.

    Comment by antobilang — May 27, 2007 #

  13. doa nggo aku endi dit?

    Comment by de — May 27, 2007 #

  14. Untuk Jogja tercinta
    Untuk warganya yang ramah tegur sapa

    Setuju dit… orang jogja emang ramah²…
    *kangen jogja*

    Comment by mysyam — May 27, 2007 #

  15. bagus puisimu dit…

    Comment by ekowanz — May 27, 2007 #

  16. wah bagus puisinya, berima
    pasti susah ngepasinnya ^^
    top deh diiiit!!

    Comment by cya — May 27, 2007 #

  17. semoga Tuhan memaafkan kita atas segala kesalahan dan kelalaian kita

    Comment by bay_prihant — May 27, 2007 #

  18. udah setahun ya..

    Comment by deep — May 28, 2007 #

  19. semoga cepat pulih

    Comment by deep — May 28, 2007 #

  20. puisinya bagus Le..terharu aku

    Comment by unai — May 28, 2007 #

  21. Hiks!!! pengen nangis aku.

    Comment by Berlin — May 28, 2007 #

  22. emang gampang bagi tuhan buat menghancurkan manusia…
    ga sampe stu menit aja kita dampak yg di timbulin aja dah dahsyat begitu :(

    Comment by kai — May 28, 2007 #

  23. ayo dit, jangan nangis lagi. bantu apa yg bisa kita bantu, sebisanya, semampu kita..

    Comment by venus — May 28, 2007 #

  24. yang paling membuat meringis adalah ketika mendatangi suatu desa dan mereka tersenyum ikhlas atas semua yg terjadi kala ituh…

    bangki yogya!

    Comment by crushdew — May 28, 2007 #

  25. wawancara :
    tny : apa efek pribadi yg anda rasakan setelah gempa…
    didit : hmm apa ya.. oh iya.. jerawat saya jadi banyak
    tny : hahahahah…

    *didit setelah gempa borong jerawat bnyk bgt…

    Comment by templank — May 28, 2007 #

  26. akhirnya yang keluar ide puisi..mantab wes..

    trus kapan tuh diposting soa penjual sate bentengnya :D

    Comment by amma — May 28, 2007 #

  27. Hiks.. hiks..
    Barusan di koran ada berita ttg daerah2 yang masih blm terjamah..
    jadi sedeeehh lagi baca postinganmu…

    Comment by Fany — May 28, 2007 #

  28. untuk semuanya….

    Comment by aad — May 28, 2007 #

  29. wah.. smua pada bikin refleksi.. ayo semangat semua.. waktunya bangkit dab

    Comment by agung — May 29, 2007 #

  30. klaripikasi Pak..saya bukan anak satubumi..hanya kami sering gawe bareng…

    Comment by crushdew — May 29, 2007 #

  31. pas 1 thn gempa jgj aku dimadiun, tp aku mengingat ketika 27 Mei 2006, masih jelas bgt bagaiman gempa itu membuat panik aku dan teman2 kost yang berhamburan ke tempat jemuran… krn ga mungkin bgt turun ke lantai bawah, temen ku yang pas kebetulan duduk di tangga waktu itu kangsung naik… benar² masih terngiang dengan jelas kejadian waktu itu…

    sekarang sudah satu tahun ya… semoga jogja kembali nyaman seperti dulu… jogja yang sudah menjadi bagian hidupku… yang memberi kan ku banyak kenangan, pelajaran ttg hidup dan i love u JOGJA….

    maap kepanjangen neh comment… :-D
    lam kenal…

    Comment by astikirna — May 31, 2007 #

  32. ikut sedih bacanya….hiks
    doa ku untuk yogya…selalu yang terbaik untuk yogya..:)

    Comment by ulin — May 31, 2007 #

  33. dalam kelamku, kuingat slalu
    jerit tertahan manusia papa
    yang takberdaya
    tatkala alam memperkosa
    harta benda, nyawa, dan ego kita

    Gempa adalah wujud murka itu
    murka sang empunya dunia
    akan arogansi manusia
    yang selama ini telah setia,
    memperkosa alam ciptaanNya

    ~In memoriam, Jogja Earthquake~

    Comment by yesalover — May 31, 2007 #

  34. halow, salam kenal

    inilah pertama kalinya saya memijakkan koment di sini…hehehe

    Comment by rommy — June 2, 2007 #

  35. 10 jempol buat didit… puisine keren banget. seperti tak melihat didit disana. tak percaya rasanya barisan kata kata indah itu didit yang bikin. hebat… *dit biz kesambet dimana to…???*

    tapi nang…. aku lom updet untuk refleksi 1 tahun gempa jogja je, blank gak sedikitpun ada ide…. *masih sambil mikir² mo poosting apa ya??*

    yang tidak bisa diungkapkan dengan kata * jogja miss u….*

    Comment by say — June 3, 2007 #

  36. weh.. mesti le ngawe karo meres kringet kui he…

    Comment by Hd — June 6, 2007 #

  37. saya juga di jogja pas peringatan setahu gempa..

    Comment by iman brotoseno — June 11, 2007 #

  38. Rasah uji coba bunuh diri yo! Kapan kita bareng-bareng ke Klatak?

    Comment by araw — June 13, 2007 #

  39. wah.wah..seru banget blognya….!!! Lucu!! dah sampe kopdar segala bo’,…. seru abiss..!!! btw, salam kenal euy..

    Comment by Melz — June 13, 2007 #

  40. ooo jadi ini blog mu nya…..
    bagus juga
    hahahahahaha

    Comment by Irham — June 13, 2007 #

  41. Jogja, banyak yang bilang memang sebuah kot ayang penuh kenangan dan membekas bagi setiap individu yang tinggal dan yang pernah mengunjunginya.. nampaknya saya harus memperbaharui perasaan itu..

    Jogja, I am coming..

    ‘Dhit, anter-anter yah.. keliling Jogja..

    Comment by kampret nyasar — June 27, 2007 #

  42. puisi yang bagus, ikut merasakan duka orang² Jogja.. Ayo bangkit kembali!

    .
    .
    .
    .

    Salam kenal euy dari orang bandung

    Comment by Roffi — June 28, 2007 #

SokKomentar

kalkun

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS. ^Top^