Memy Laura Kiehl

June 29, 2008 on 12:18 pm | In Kejang Otak | 38 Orang SokKomentar

Ndak sedikit dari kita yang udah bosan dengan celotehan Cintja Lauwra toh? Saya juga :D. Seolah ocehan ojek-betjek nya tak lagi menarik menggelitik kuping kita tiap kali ringtone atawa ringbacktone suaranya diperdengarkan.

Tapi ini lain! Meski masih dalam masa pelatihan (baca:penyiksaan) di kota yang teramat sibuk ini, saya dapat hiburan yang mungkin akan terdengar tiap hari. Konon, salah satu dalam masa training ini, diriku ditempatkan di Kantor Cabang sebuah bank di daerah Senen Jakarta Pusat.

Tersebutlah seorang petugas teller. Beliau ini spesial, bahkan sekarang kupanggil akrab dengan sebutan Mama karena seolah-olah dia menjadi Ibu bagi teman-teman teller lainnya yang jauh lebih muda dan cantik-cantik :">

Hermiyati namanya, Mbak Memy panggilannya. Ibu dua anak yang berjiwa muda dan baik hati ini awalnya seperti laiknya karyawan bank lainnya. Berpakaian rapi, ramah menyambut nasabah, begitu juga pada saya sorang trainee yang cerewet-bodo-gak ngertingerti juga terlalu banyak tanya :(.

Yang membuat kita senyum-senyum sendiri kalo liat Ibu ini adalah, kata-katanya yang dipake ngobrol tiap hari itu lho!! Enggres-jowo-endonesia wes pokoke campur aduk gak keruan :)) Dan yang lebih mengherankan, dia berucap semacam itu bukan karena bercanda ataupun nggaya, itu keliatan dari mimik mukanya yang memang seperti orang bicara apa adanya. Tidak pula satu dua kali dia begitu, namun seolah menjadi ciri khasnya dalam menyusun kata-kata. ;))

Bosan dengar Cintja Lauwra, lha kok saya ketemu orang macem ini. Seru juga rupanya menyimak dia berkata-kata. Meski sambil terbata-bata, entah karena bingung nyusun vocab atau memang begitu cara dia ngomong, tetap saja membuat saya senyum-senyum sendiri dengerin Mama Memy ini.

“Start kapan sih close gitu?”

Nahloh! Bingung to beliau ngomong apa?! Artinyaa, dia menanyakan, kapan sih mulai tutup. sangar to? :))

“Mmm…jadi yesterday start sudah disini?”

Hayah! Ngemeng apa lagi Ibu ituuuu..!! ~x(
Setelah coba saya cerna dengan akal sehat yang masih tersisa..oalah! Ternyata dia tanya, mungkin dalam EYD akan berarti : “mmm..jadi kemarin kamu sudah mulai (training) disini?!” :))

Itu masih belum seberapa. Dengarkan pertanyaannya sehabis saya cerita tentang keluarga saya yang ada di Jogja..

“Brohter-brother gimana?”

Sejenak saya terdiam, lalu, saya ketawa dalam hati: oalah jebulnya (ternyata) dia tanya saudara-saudara saya sekarang dimana to… =))

Apa saudara-saudra pernah dengar orang bicara kek gini..
“Berarti masnya ikut Bapak dong, stay disana?”

atau
“Ada gak lo, every week kesana?”

:-j

saat ditanya tentang prosedur ngitung data transaksi teller harian..
“Jadi gue selalu udah feeling, pasti ada miss…”

tak lupa anehnya waktu saya minta ijin coba liat entry data..
“Nanti aku kasih Mas nya ji-ro-lu di insert ya?”

maksudnya, nanti dia akan sisakan satu-dua-tiga transaksi lalu saya boleh coba mengentry data sendiri ;)) untung gak pake istilah ji-sam-su sekalian..

Atauwa kreatifitasnya dalam meramu dengan bahasa jawa..
“Lha ni kan double, dipilih siji wae…”

Mau dengar dia bicara dengan rekannya yang lain? Ini dia..
“Aduhh, jangan! Ntar nasabah protes, yang biasa aja besok order..”

Yang itu saya gak ngerti artinya :(
Atau mau dengar dia ngomong bahwa ada (suatu data) yang sama?

“Lhaa ini kan the samee….” :))

Waktu jamm makan siang pun lebih parah..

“Iiihh so good nih, kalo gua hungry aku makan semua nie..”

=))

Doohhh Mama ini ada-ada aja. Jangan-jangan nama lengkapnya Memy Laura Kiehl ya?! Udah deh, I juga don’t know, maybe memang yes…

:))

Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS. ^Top^