Me And Myself

Jogja,15 Nov 198x menjadi saksi terlahirnya mahkluk yang satu ini. Ditemani kokok ayam *soktau* di pagi hari Selasa Kliwon, Jogja, menerima dan menyambut warga barunya yang kelak bernama Didit!! Hingga detik ini menghirup napas, berdomisili di Jogja..eh Sleman ,tapi Jogja! *ngotot*. Taman kanak-kanak IKIP di seputaran Sekip-UGM dijadikan tempat menuntut ilmu untuk yang kedua -setelah rumah tentunya. Masih ingat betul, kala itu sudah mampu mengidentifikasi guru cantik bernama Bu Rini, dan jadi guru favoritnya.

Harus menunggu hingga menginjak tujuh tahun, atau lebih setahun di bangku TK, untuk dapat menuntut ilmu di Kotabaru, SDN Serayu II tepatnya. Enam tahun yang ceria, dikenal sebagai anak yang lugu. Nah, kata sifat itu yang semakin menipis dan jarang ditemui saat ini.

Pawitikra SMP 5 Jogja, masih kawasan Kotabaru, dihabiskan selama tiga tahun tanpa meraih gelar apapun yang spektakuler. Biasa aja. Bahkan, tiga tahun yang singkat itupun dianggap sebagai masa tak terlupakan. Sayang masa sekolah menengah tidak diteruskan di kawasan yang sama Kotabaru (baca : SMA 3 Padmanaba) untuk melanjutkan jenjang studi. Tentu saja karena gak cukup nilainya! :p Disentil oleh Tuhan, didekatkan dengan teman-teman baru, dengan karakter, kepribadian, pergaulan yang baru. Tiga tahun berseragam putih abu-abu di SMA 2.
Secara jujur mengakui tersesat tapi senang, dengan tergabung bersama ElinsĀ  UGM. Senang, karena bakat dolan dan nglayapnya tersalurkan dengan baik disini. Bertemu dengan teman dengan karakter yang lebih beragam, berkenalan dan banyak belajar menjadi dewasa dan mandiri. Semakin intens akan perkenalan sana-sini dan semakin luas wawasannya sejak tahu dan akhirnya turut andil dalam kumpulan manusia yang menghirup dunia maya.

Orang yang biasa-biasa aja, gak berlebihan kecuali berat badan. Enam lima kilo dari tinggi satu enem enam. Makan apapun nampaknya tak memberi pengaruh lagi. Memang biasa-biasa aja, kecuali kulit dengan dominasi warna gelap (hitam), serupa dengan salah satu warna favorit selain biru.
Mengaku punya hobbie yang diakui secara gamblang dan tidak ditutup-tutupi, mulai dari nonton tv, gojek kere, jalan-jalan dan berenang. Punya menu santap favorit sate ayam madura, seafood dan hampir semua kecuali olahan daging berbau amis. Lemon Squash lebih sering dipesan tanpa perlu melihat menu yang lain. Dan benda yang berbau Durian n Alpukat (dua ‘buah surgawi’) menjadi additional menu yang sayang kalo dilewatkan.

Merasa nyaman mendengar alunan jazz walau tidak membedakan jenis aliran musik, karena tidak punya kemampuan lebih di bidang ini selain menjadi pendengar yang baik . Tanpa malu mengatakan juga senang dengan iringan langgam Jawa dan musik lokal. Gemar menonton peran yang dimainkan Denzel Washington, Nicholas Cage, Keira Knightley, apalagi Jacky Chan yang aksinya membuat lupa waktu.
Tertarik pada hal-hal yang tak wajar. Social welfare, budaya dan fenomena sosial terlalu serius dicermati. Bahkan secara pribadi, tanpa terbuka, mendebatkan sesuatu yang seharusnya mutlak!

Email : diditjogja@gmail.com
YM : diditjogja

Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS. ^Top^