<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.0.5" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>DiditJogja</title>
	<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id</link>
	<description>another page of my life...</description>
	<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 04:47:01 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.0.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Memy Laura Kiehl</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2008/06/29/memy-laura-kiehl/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2008/06/29/memy-laura-kiehl/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 05:18:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2008/06/29/memy-laura-kiehl/</guid>
		<description><![CDATA[Ndak sedikit dari kita yang udah bosan dengan celotehan Cintja Lauwra toh? Saya juga . Seolah ocehan ojek-betjek nya tak lagi menarik menggelitik kuping kita tiap kali ringtone atawa ringbacktone suaranya diperdengarkan.
Tapi ini lain! Meski masih dalam masa pelatihan (bacaenyiksaan) di kota yang teramat sibuk ini, saya dapat hiburan yang mungkin akan terdengar tiap hari. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ndak sedikit dari kita yang udah bosan dengan celotehan Cintja Lauwra toh? Saya juga <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />. Seolah ocehan ojek-betjek nya tak lagi menarik menggelitik kuping kita tiap kali ringtone atawa ringbacktone suaranya diperdengarkan.</p>
<p>Tapi ini lain! Meski masih dalam masa pelatihan (baca<img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#112;' />enyiksaan) di kota yang teramat sibuk ini, saya dapat hiburan yang mungkin akan terdengar tiap hari. Konon, salah satu dalam masa training ini, diriku ditempatkan di Kantor Cabang sebuah bank di daerah Senen Jakarta Pusat. </p>
<p>Tersebutlah seorang petugas teller. Beliau ini spesial, bahkan sekarang kupanggil akrab dengan sebutan Mama karena seolah-olah dia menjadi Ibu bagi teman-teman teller lainnya yang jauh lebih muda dan cantik-cantik <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_blush.gif' alt='&#58;&#34;&#62;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#34;&#62;' /></p>
<p>Hermiyati namanya, Mbak Memy panggilannya. Ibu dua anak yang berjiwa muda dan baik hati ini awalnya seperti laiknya karyawan bank lainnya. Berpakaian rapi, ramah menyambut nasabah, begitu juga pada saya sorang trainee yang cerewet-bodo-gak ngertingerti juga terlalu banyak tanya <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' />.</p>
<p>Yang membuat kita senyum-senyum sendiri kalo liat Ibu ini adalah, kata-katanya yang dipake ngobrol tiap hari itu lho!! Enggres-jowo-endonesia wes pokoke campur aduk gak keruan <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Dan yang lebih mengherankan, dia berucap semacam itu bukan karena bercanda ataupun nggaya, itu keliatan dari mimik mukanya yang memang seperti orang bicara apa adanya. Tidak pula satu dua kali dia begitu, namun seolah menjadi ciri khasnya dalam menyusun kata-kata. <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Bosan dengar Cintja Lauwra, lha kok saya ketemu orang macem ini. Seru juga rupanya menyimak dia berkata-kata. Meski sambil terbata-bata, entah karena bingung nyusun vocab atau memang begitu cara dia ngomong, tetap saja membuat saya senyum-senyum sendiri dengerin Mama Memy ini.</p>
<p>&#8220;Start kapan sih close gitu?&#8221;</p>
<p>Nahloh! Bingung to beliau ngomong apa?! Artinyaa, dia menanyakan, kapan sih mulai tutup. sangar to? <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>&#8220;Mmm&#8230;jadi yesterday start sudah disini?&#8221;</p>
<p>Hayah! Ngemeng apa lagi Ibu ituuuu..!! ~<img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_angry.gif' alt='&#120;&#40;' class='wp-smiley' width='34' height='18' title='&#120;&#40;' /><br />
Setelah coba saya cerna dengan akal sehat yang masih tersisa..oalah! Ternyata dia tanya, mungkin dalam EYD akan berarti : &#8220;mmm..jadi kemarin kamu sudah mulai (training) disini?!&#8221; <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Itu masih belum seberapa. Dengarkan pertanyaannya sehabis saya cerita tentang keluarga saya yang ada di Jogja..</p>
<p>&#8220;Brohter-brother gimana?&#8221;</p>
<p>Sejenak saya terdiam, lalu, saya ketawa dalam hati: oalah jebulnya (ternyata) dia tanya saudara-saudara saya sekarang dimana to&#8230; <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /></p>
<p>Apa saudara-saudra pernah dengar orang bicara kek gini..<br />
&#8220;Berarti masnya ikut Bapak dong, stay disana?&#8221;</p>
<p>atau<br />
&#8220;Ada gak lo, every week kesana?&#8221;</p>
<p><img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_youkiddingme.gif' alt='&#58;&#45;&#106;' class='wp-smiley' width='26' height='18' title='&#58;&#45;&#106;' /></p>
<p>saat ditanya tentang prosedur ngitung data transaksi teller harian..<br />
&#8220;Jadi gue selalu udah feeling, pasti ada miss&#8230;&#8221;</p>
<p>tak lupa anehnya waktu saya minta ijin coba liat entry data..<br />
&#8220;Nanti aku kasih Mas nya ji-ro-lu di insert ya?&#8221;</p>
<p>maksudnya, nanti dia akan sisakan satu-dua-tiga transaksi lalu saya boleh coba mengentry data sendiri <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> untung gak pake istilah ji-sam-su sekalian..</p>
<p>Atauwa kreatifitasnya dalam meramu dengan bahasa jawa..<br />
&#8220;Lha ni kan double, dipilih siji wae&#8230;&#8221;</p>
<p>Mau dengar dia bicara dengan rekannya yang lain? Ini dia..<br />
&#8220;Aduhh, jangan! Ntar nasabah protes, yang biasa aja besok order..&#8221;</p>
<p>Yang itu saya gak ngerti artinya <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /><br />
Atau mau dengar dia ngomong bahwa ada (suatu data) yang sama?</p>
<p>&#8220;Lhaa ini kan the samee&#8230;.&#8221; <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Waktu jamm makan siang pun lebih parah..</p>
<p>&#8220;Iiihh so good nih, kalo gua hungry aku makan semua nie..&#8221;</p>
<p><img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> </p>
<p>Doohhh Mama ini ada-ada aja. Jangan-jangan nama lengkapnya Memy Laura Kiehl ya?! Udah deh, I juga don&#8217;t know, maybe memang yes&#8230;</p>
<p><img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2008/06/29/memy-laura-kiehl/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Soeharto</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2008/01/07/soeharto/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2008/01/07/soeharto/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 10:51:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<category>Obrolan</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2008/01/07/soeharto/</guid>
		<description><![CDATA[Semoga mendapat jalan yang terbaik. Sadar dan mengembalikan uang negara. Sadar dan menyadarkan antek-anteknya . Sadar bahwa manusia pasti akan mati kembali .
Sadar, mengakui dosa politiknya serta  memohon maaf pada bangsa ini..Amiiiiinnnn!!!
*aku kok anyel banget karo arek siji iki  *

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga mendapat jalan yang terbaik. Sadar dan mengembalikan uang negara. Sadar dan menyadarkan antek-anteknya <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_devil.gif' alt='&#62;&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#62;&#58;&#41;' />. Sadar bahwa manusia pasti akan <strike>mati</strike> kembali <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />.</p>
<p>Sadar, mengakui dosa politiknya serta  memohon maaf pada bangsa ini..Amiiiiinnnn!!!</p>
<p>*aku kok anyel banget karo arek siji iki <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /> *
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2008/01/07/soeharto/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Maksudloh!!!</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/11/13/maksudloh/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/11/13/maksudloh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2007 04:40:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<category>Obrolan</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/11/13/maksudloh/</guid>
		<description><![CDATA[jazzbele: wingi aku tour de museummm
jazzbele: nang bandung sedinooo
diditjogja: gak sah ngiming2iiiiiiiiiiiiii
diditjogja: njelehi
diditjogja: 
jazzbele: museum geologi, museum pos indonesia, gedung sate, gazibu, museum KAA
jazzbele: 
diditjogja: delok statusku
diditjogja: 
diditjogja: 
jazzbele: &#41
jazzbele: pengenn yowwww
jazzbele: rencana jeng jeng wes diatur
jazzbele: next time ciwidey kawah putih
jazzbele: trus lembang teropong bintang
jazzbele: trus tangkuban perahu
jazzbele: cimahi, kampung sawah
jazzbele: soreang
jazzbele: 
Asem!!
Jan-jane koe [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jazzbele: wingi aku tour de museummm<br />
jazzbele: nang bandung sedinooo<br />
diditjogja: gak sah ngiming2iiiiiiiiiiiiii<br />
diditjogja: njelehi<br />
diditjogja: <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /><br />
jazzbele: museum geologi, museum pos indonesia, gedung sate, gazibu, museum KAA<br />
jazzbele: <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /><br />
diditjogja: delok statusku<br />
diditjogja: <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_silent.gif' alt='&#91;&#45;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#91;&#45;&#40;' /><br />
diditjogja: <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_devil.gif' alt='&#62;&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#62;&#58;&#41;' /><br />
jazzbele: <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />&#41<img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /><br />
jazzbele: pengenn yowwww<br />
jazzbele: rencana jeng jeng wes diatur<br />
jazzbele: next time ciwidey kawah putih<br />
jazzbele: trus lembang teropong bintang<br />
jazzbele: trus tangkuban perahu<br />
jazzbele: cimahi, kampung sawah<br />
jazzbele: soreang<br />
jazzbele: <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Asem!!<br />
Jan-jane koe megawe gak to <a href="http://aprikot.wordpress.com">Mbakyu</a>?!</p>
<p><img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' />
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/11/13/maksudloh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dengkul</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/08/31/dengkul/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/08/31/dengkul/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 14:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<category>Obrolan</category>

		<category>Hari ini</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/08/31/dengkul/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Saya gak mo pindah ke rusun Mas. Dengkul  saya sakit ini sudah tiga tahun!  Gak bisa  naek  turun  tangga..&#8221;
Itu tadi jawaban dari seorang Ibu penghuni kawasan  kumuh kolong tol di Jakarta Utara ketika wartawan setasion tipi swasta yang konon karyawannya dibayar murah   menyodorkan pertanyaan mengenai kesediaannya untuk pindah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Saya gak mo pindah ke rusun Mas. Dengkul  saya sakit ini sudah tiga tahun!  Gak bisa  naek  turun  tangga..&#8221;</em></p>
<p align="left">Itu tadi jawaban dari seorang Ibu penghuni kawasan  kumuh kolong tol di Jakarta Utara ketika wartawan setasion <a href="http://www.trans7.co.id/">tipi</a> swasta <strike>yang konon karyawannya dibayar murah</strike>  <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_whistling.gif' alt='&#58;&#45;&#34;' class='wp-smiley' width='22' height='18' title='&#58;&#45;&#34;' /> menyodorkan pertanyaan mengenai kesediaannya untuk pindah dari lokasi terlarang itu pasca <a href="http://www.bpjt.net/index.php?id=11&#038;itemid=55">kebakaran</a> jembatan tol Wiyoto Wiyono Jakarta Utara.</p>
<p align="left">Dijawab sambil ketawa berjamaah bareng ibu-ibu yang laen seolah tanpa bersalah dan jawaban <em>sakpenake udel-e dewe</em> !! <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#111;' /></p>
<p align="left">Pye coba?! Susah to ya! Gak mo pindah dari kolong tol dengan jawaban yang susah dicerna akal sehat! <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' />. Yo urusanmu Bu&#8217; ! Emang pemerintah mikirin dengkul mu doang!! <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_silent.gif' alt='&#91;&#45;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#91;&#45;&#40;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/08/31/dengkul/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Maafkan Aku Leny..</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/06/12/maafkan-aku-leny/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/06/12/maafkan-aku-leny/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 04:38:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<category>Hari ini</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/06/12/maafkan-aku-leny/</guid>
		<description><![CDATA[memang tanpa cinta
antara kita berdua
namun senyum manis manja
mampu buatku terjaga
restu tak menyatukan kita
bukan asal rasa curiga
takpula amarah cemburu
tak mampu turuti maumu
atasnama perjanjian
takku angkat perbincangan
tanpa tegur sapa
ku khianati semuanya
ku takkan datang !!
putusanku tanpa ragu
hingga esok menjelang
jangan kau tunggu
cita-asa yang tak pernah bersua
jarak yang pisahkan
bukan lipatan uang sglanya
perpisahan tak terelakkan
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>memang tanpa cinta<br />
antara kita berdua<br />
namun senyum manis manja<br />
mampu buatku terjaga</p>
<p>restu tak menyatukan kita<br />
bukan asal rasa curiga<br />
takpula amarah cemburu<br />
tak mampu turuti maumu</p>
<p>atasnama perjanjian<br />
takku angkat perbincangan<br />
tanpa tegur sapa<br />
ku khianati semuanya</p>
<p>ku takkan datang !!<br />
putusanku tanpa ragu<br />
hingga esok menjelang<br />
jangan kau tunggu</p>
<p>cita-asa yang tak pernah bersua<br />
jarak yang pisahkan<br />
bukan lipatan uang sglanya<br />
perpisahan tak terelakkan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/06/12/maafkan-aku-leny/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kelamin Dua!</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/05/11/kelamin-dua/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/05/11/kelamin-dua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2007 18:14:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<category>Obrolan</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/05/11/kelamin-dua/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin tidak hanya Indonesia. Yang sok-heboh dengan kejadian-kejadian sepele. baru-baru ini, ada kejadian yang memaksa saya ntuk posting  Kambing berkelamin dua!  Enggak heboh-heboh banged sih di otak futuristik saya  tapi jadi sangat heboh untuk dunia dan industri entertainment yang memilik sisi buruk : kadangkala tak mendidik!  Pernah dengan acara sejenis Luar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin tidak hanya Indonesia. Yang sok-heboh dengan kejadian-kejadian sepele. baru-baru ini, ada kejadian yang memaksa saya ntuk posting <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Kambing berkelamin dua! <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#111;' /> Enggak heboh-heboh banged sih di otak futuristik saya <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_silent.gif' alt='&#91;&#45;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#91;&#45;&#40;' /> tapi jadi sangat heboh untuk dunia dan industri entertainment yang memilik sisi buruk : kadangkala tak mendidik! <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_doh.gif' alt='&#35;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#35;&#45;&#111;' /> Pernah dengan acara sejenis Luar Biasa!,  Heeboh! dan lain sebagainya?! Apalagi demam rekor MURI yang akhir-akhir ini dijadikan trend untuk mendongkrak popularitas. <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /> ?!</p>
<p>Adakah yang sebegitu hebohnya kejadian macam ini -kambing kelamin dua dst <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /> - sehingga patut di blow up secara berlebihan?! Gimana gak berlebihan! Lha wong yang dubbing narator nya aja suaranya dibuat gimana gitu biar keliatan serem dan kejadian <strike>tolol</strike> macam ini jadi terlihat sangar. Yang seharusnya terpikir bagi sampeyan semuanya : ada gak sih berita heboh ini di negeri lain yang konon lebih maju? Jangan bilang India dan semacamnya loh! Saya pikir cuman negara miskin dan memiliki tingkat pendidikan yang rendah saja yang mampu membuat tayangan seperti ini <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Tayangan yang menggiring pikiran pemirsanya untuk sekadar <em>gumun</em> dan sok-heboh.</p>
<p>Kambing kelamin dua, anak kecil makan kertas, sapi berwajah manusia, ayam tanpa kaki, ikan bersisik tulisan arab dan segudang judul-judul aneh lainnya yang kadangkala bisa dikarang sendiri <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Begini menurut tafsiran dan ilmu ijtihad saya <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' />.</p>
<p>Bagi kejadian aneh dengan modus operandi menggunakan hewan sebagai pendongkrak popularitas memiliki karakteristik :</p>
<p>1.  Memiliki keanehan dalam tubuh/anatomi, perilaku konsumsi, dan hubungan dengan majikan. Contoh selain kambing kelamin dua <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> : ibu dengan anak buaya (ini dah pernah di ekspos lho!), sapi berkaki tiga, kucing berkaki lima, kambing makan mi instan <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /> &#8230;dsb</p>
<p>2.  Pemilik memberi perlakuan istimewa bagi tokoh dalam karakter yang dimaksud <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />. Contoh : buaya/kambing/ayam/sapi<strike>/tengu</strike> yang tinggal, tidur, makan atau minum bersama manusia (baca:majikan).</p>
<p>3. Iuran ditarik oleh si empunya bagi warga yang ingin melihat. Biasaaaa&#8230;.mana ada orang kaya narik duit buat liat ikan lou han yang punya tulisan arab di sisiknya yang kadang tak terlihat seperti tulisan arab <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>4. Mengaku pernah ditawar mahal sang hewan piaraan dengan harga selangit namun tak dilepas. Goblok! Daripada narik iuran yang gak jelas jumlahnya mending dijual dengan harga jutaan <strike>trus dibeliin kamera</strike> !! Kalo emang pernah ditawar mahaaalll <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#112;' /></p>
<p>Kasus atas alibi bocah dengan  &#8220;kemampuan khusus&#8221; <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> biasanya diikuti oleh hal-hal berikut :</p>
<p>1. Sang pemilik..eh&#8230;sang orang tua maksudnya <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> pernah mimpi atau ngidam sesuatu waktu akan melahirkan putranya tersebut. Contoh klise aja deh : sang ibu mimpi didatangi seorang dengan jubah, surban dan jenggot/rambut putih. Yaaa tak jarang dikaitkan dengan keberadaan ulama gitu deh -tolol!!- <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_worried.gif' alt='&#58;&#45;&#83;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#83;' /></p>
<p>2. Sama dengan hewan <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#112;' /> Sang bocah memiliki keanehan tertentu yang lebih sering diucapkan sebagai kelebihan. Contoh lagi : makan kertas, minum bensin, bisa ngomong sama hewan dan tindakan jorok, tidak higienis dan hal bodoh lainnya. <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
<p>Hasil ijtihad saya <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> adalah sebagai berikut. Kasus dengan tokoh utama binatang, biasanya terjadi kelainan saat proses pembuahan dan pembentukan embrio <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_glasses.gif' alt='&#58;&#45;&#66;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#66;' />.  Hal ini mengakibatkan tidak terbentuknya  bagian tubuh yang  sempurna, seperti kaki, mata, tanduk, kepada dan sebagainya.  Untuk  tindak pidana khusus <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> macam tulisan arab di  ikan lou  han dan sejenisnya, kita serahkan saja pada Allah Ta&#8217;ala. konon rahasia hidup di dunia dan akherat  ada di tangannya. Jangan kan tulisan arab di ikan lou han, tulisan arab di bathuk  (jidat) sampeyan aja bisa kalu Ia kehendaki. <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> Gak perlu pake mimpi dan dihubungkan ama yang aneh-aneh, mistik dan mungkin syirik?!</p>
<p>Bocah dan atau anak manusia yang dieksploitasi oleh orang tua yang <strike>kadang gak punya malu </strike><img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' />  bisa dan sangat mungkin diakibatkan oleh pola pendidikan yang salah. Dan yang paling sering terjadi, bocah dengan &#8220;keanehan&#8221; tersebut biasanya memang kurang mendapat asupan gizi dan pengetahuan yang memadai. Nah loh!! Adakah kaitannya dengan para koruptor yang mengembat duit rakyat untuk kesehatan, pendidikan sehingga menghasilkan keluarga yang &#8220;dikaruniai&#8221; anak semacam ini?! <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_worried.gif' alt='&#58;&#45;&#83;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#83;' /></p>
<p>Apa ada di Jerman, Italia, Perancis, Amerika, atau nggak usah jauh-jauh deh, Australia aja! Gak ada to?! Dasar orang Indonesia! Gak bisa menang Piala Dunia, Hadiah Nobel, produksi kendaran bermotor, pengayaan uranium atau hal berprestasi lainnya gak masalah deh, yang penting punya <strong>kambing berkelamin dua!</strong></p>
<p><img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' />
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/05/11/kelamin-dua/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Character Assassination</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/04/02/character-assassination/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/04/02/character-assassination/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2007 01:46:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/04/02/character-assassination/</guid>
		<description><![CDATA[Jam sebelas lewat tiga puluh menit tujuh puluh tujuh detik  siang tadi, jam dinding tua rumahku masih semangat berdetak saat Metro TV mengudara dengan e-Lifestyle nya. Mengusung topik &#8220;Blog Sebagai Media Alternatif&#8221;. Acara ini nampaknya menarik perhatianku. Setelah biasanya cukup bosan memelototin Bung  KRMT Roy Suryo ngoceh sana-sini tentang dunia IT Endonesyah yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jam sebelas lewat tiga puluh menit tujuh puluh tujuh detik <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> siang tadi, jam dinding tua rumahku masih semangat berdetak saat Metro TV mengudara dengan <a href="http://www.metrotvnews.com/programs.asp?id=70">e-Lifestyle</a> nya. Mengusung topik &#8220;Blog Sebagai Media Alternatif&#8221;. Acara ini nampaknya menarik perhatianku. Setelah biasanya cukup bosan memelototin Bung  <acronym title="Kanjeng Raden Mas Telematika">KRMT</acronym> Roy Suryo ngoceh sana-sini tentang dunia IT Endonesyah yang rajin nongol di acara ini.</p>
<p>Bagaimana tidak, cuplikan acara ini pun saya yakin cukup menuai penasaran pemirsanya. Malaysia Tourism Minister yang mengatakan <a href="http://www.kualalumpurishome.com/161/bloggers-are-liars-malaysian-tourism-minister-off-tangent/">&#8220;Bloggers are liars&#8221;</a>  karena gerah dikritik oleh Nila Tanzil , jurnalis SCTV yang menghadiri undangan Floral Festival 2007 dalam rangkaian visit malaysia 2007 , yang mengaku <a href="http://maverickid.blogspot.com/2007/01/malaysia-tourism-board-disappointing.html">kecewa </a>atas perlakuan negeri <acronym title="tetangga">Jiran</acronym> atas pelayanan yagn diberikan. Menteri tersebut yang seolah ingin mengatakan JANGAN PERCAYA BLOGGER, MEREKA PEMBOHONG! Pembohong? Itukah yang seharusnya dikatakan oleh &#8220;Trully Asia&#8221; setelah mendapatkan kritik dari tamunya yang mengungkapkan kekecewaan? Saya rasa sebuah tindakan yang tak bijak SAMA SEKALI! Paranoidkah <a href="http://www.ncr-iran.org/content/view/3045/71/">penyakit</a> baru Malaysia setelah mendapat &#8220;teman baru&#8221; yang lebih gagah dan terbiasa semena-mena itu ?</p>
<p><strong> Opini Mereka</strong><br />
Meutia Hafid, dengan nada kritisnya, tak lelah menjadi <a href="http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2006/12/20/sangmoderatornankoclok/">moderator</a> kali itu. <a href="http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2006/12/20/lelah-otak%e2%84%a2/">Nukman Luthfie</a>,  yang dikenal atas <a href="http://virtual.co.id/">bisnis </a>onlinenya menjadi salah satu yang duduk sebagai <a href="http://sandbox.cahandong.org/2006/12/13/launching-tour-de-djokdja.html">pembicara</a>, selain full time blogger budi putra yang seorang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Budi_Putra">wartawan</a>. Di ujung telepon juga tampil <a href="http://www.perspektif.net/wimar">Wimar Wotoelar</a> yang tersohor itu. Tanggapan dari Mas Budi cukup singkat, cukup pula menggambarkan pendapatnya tentang Para Blogger. Apalagi kalau bukan kaitannya dengan kandungan informasi yang ada di dalam Blog. Bagaimana informasi di dalamnya bisa bersifat sangat obyektif dan sebaliknya, subyektif -yang lebih sering diartikan sebagai kebohongan ketimbang pendapat.</p>
<p>Aturan dan kode etik juga menjadi pembicaraan hangat dalam perbincangan kali ini. Ia pun berusaha meyakinkan pemirsa bahwa Blogger lebih cenderung memiliki aturan sendiri, daripada turut secara baku mengikuti kode etik media massa.  <acronym title="saya baru pertama kali ini lho pake istilah populer ini! Artine opo to jan-jane? Karena? Ah mbuhlah..">Secara</acronym>, Ia adalah wartawan. Bapak Nukman serta merta cukup terlihat mendukung para Blogger, sebagai seorang warga virtual dunia maya -yang menjadi lahan nafkahnya. <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_whistling.gif' alt='&#58;&#45;&#34;' class='wp-smiley' width='22' height='18' title='&#58;&#45;&#34;' /> Ia pun berujar laiknya konsultan marketing dan public relation yang <strike>dibayar</strike>  amat memperhatikan kepuasan pelanggan. Ungkapan saya diatas tentang kekecewaan Mbak Nila pun saya kutip dari seorang Nukman Luthfie : pelanggan adalah raja, beginikah seharusnya perlakuan yang didapat seorang customer yang tak puas atas service yang diberikan Malaysia sebagai pengelola <a href="http://www.sinarharapan.co.id/feature/wisata/2004/0617/wis01.html">pariwisata</a> ? Yang tak seharusnya mencak-mencak di hadapan <acronym title="dunia lho bung!">dunia</acronym> dengan kata-kata yang tak senonoh : MEREKA PEMBOHONG!</p>
<p>Pedas nya kata yang dilontarkan terus-menerus oleh Meutia pun tak pelak bikin panas kuping para Blogger, saya cukup yakin itu. Apalagi dibawa-bawanya <a href="http://jeffooi.com/">Jeffooi </a>dan <a href="http://enda.goblogmedia.com">bapak blogger Endonesyah</a>. Tak lupa ditampilkannya wawancara dengan pengurus <a href="http://blogfam.com">Blogfam</a> untuk mengais informasi mengenai keberadaan Blogger Endonesyah. Bisa dianggap wajar, bagi Meutia, tugasnya sebagai moderator yang harus memancing para pembicara tentang opini mereka. Tapi ini tak membuat seorang Wimar Witoelar, yang kerap berbicara dihadapan publik mengenai media komunikasi, menjadi gentar <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_sunglas.gif' alt='&#66;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#66;&#45;&#41;' /> dan gegabah untuk ikut serta <strike>berjamaah</strike> &#8220;membunuh karakter&#8221; para Blogger yang dianggap pembohong. <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_party.gif' alt='&#60;&#58;&#45;&#80;' class='wp-smiley' width='38' height='18' title='&#60;&#58;&#45;&#80;' /></p>
<p>Dengan gaya khasnya yang bijak dan renyah didengar, beliau yang juga seorang Blogger, bertutur mengenai blog sebagai media penyaluran aspirasi dan pendapat. Apalagi bagi para penulisnya yang tak kuasa menembus tembok aturan dunia media massa. Para blogger, lanjut Wimar, bebas mengungkapkan dalam postingannya tentang pendapatnya mengenai sesuatu. Tak pelak, Meutia pun tak kuasa <strike>menahan air mata</strike> menghadapi gaya bicara semacam ini, tak mampu lagi Ia melontarkan kalimat pedas untuk memancing pendapat miring yang diharapkan terucap dari seorang senior, Wimar Witoelar. <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><strong>Media Alternatif?</strong><br />
Saya pribadi yang melihat acara ini bisa dibilang cukup merasa kecewa. Terutama judul yang diangkat: Blog Sebagai Media Alternatif. Media Alternatif, bukan ini yang dibahas selama tiga puluh menit kepotong iklan jadi delapan belas menit empat puluh tiga detik <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />. Ya! Bahkan <a href="http://sandbox.cahandong.org/2006/12/11/pelatihan-blogspot.html">kami</a> pun sanggup dan berani berbicara dengan memilih topik yang lebih berkorelasi dengan materi pembicaraan.</p>
<p>Kenapa tidak sedikit pun disinggung mengenai dakwah, promosi dan propaganda? Atau bahkan dihubungkan dengan &#8220;kebohongan&#8221; para Blogger atas pendapat subyektif mereka akan sesuatu hal tadi? Bukankah Blog juga dapat dijadikan sebagai media dakwah bagi para pemuka agama yang jelas mengacu pada kebaikan? Atau sebagai media promosi dan <a href="http://escoret.net/tribal.php">jual-beli</a> yang sifatnya milik pribadi? Tidak adakah blog yang mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan <a href="http://senyumsehat.wordpress.com">gigi</a> ? Luwesnya media ini yang turut pula menggiatkan <a href="http://urip.wordpress.com">guru</a> untuk menulis dan berbicara tentang repotnya dunia pendidikan Endonesyah serta <a href="http://urip.wordpress.com/2007/02/28/beberapa-pertanyaan-klasik/">kesejahteraan</a> para pendidik ? Bisakah orang tidak menengok <a href="http://id.wikipedia.org/">wikipedia</a> yang bisa diidentikkan dengan blog terbuka? Apakah lalu <a href="http://ndobos.com">pembohong</a> mengajarkan pada <a href="http://anakndobos.wordpress.com">anaknya</a> untuk berbohong ? <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> Atau sekedar mengaitkan keberadaan <a href="http://cahandong.org">komunitas</a> berkumpulnya para Blogger yang tak saja mengait erat silaturahmi antar <a href="http://loenpia.net">mereka</a> ? <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_kiss.gif' alt='&#58;&#45;&#42;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#42;' /></p>
<p><strong> Kritis?</strong><br />
Dan ini pendapat  saya : acara yang menarik, dikemas secara baik, diangkat dalam acara yang sering dijadikan advetorial, promosi atau pameran produk IT. Dibawakan oleh Meutia Hafid yang <strike>cantik</strike> kritis dan berkompeten menanggapi topik <a href="http://www.metrotvnews.com/beritanewsmag.asp?idpr=34">terkini</a>. Dan pembawa acara e-lifestyle tidak harus seorang <a href="http://www.roysuryowatch.org/">&#8220;pakar IT&#8221;</a> to? <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_whistling.gif' alt='&#58;&#45;&#34;' class='wp-smiley' width='22' height='18' title='&#58;&#45;&#34;' /> Meskipun tidak cukup banyak waktu yang disediakan acara ini untuk menampung dan membeberkan topik yang sebenarnya -&#8221;Blog Sebagi Media Alternatif&#8221;- dan cenderung memojokkan para Blogger. Atau ini disengaja? Sebagai ajang mencari kepopuleran dan rating TV stasiun yang menyiarkannya? Supaya lebih terkenal dan populer akan berita serta kekritisan mereka? Ah, saya kira tidak perlu. Bukannya <a href="http://www.metrotvnews.com/">mereka</a> sudah cukup populer karena <a href="http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=18275">bernaung</a> di bawah pohon beringin nan rindang yang berlabel <acronym title="Golongan Akal-akalan Suharto">Golkar</acronym>  ?</p>
<p><strong> Sisi Positif</strong><br />
Akhirnya media Blog semakin dilirik karena kasus yang cukup heboh di negeri tetangga itu. Dan Blog hanya sekedar berbagi informasi, bukan kontoversi, bahkan sang pemilik <a href="http://www.roysuryowatch.org/">kontroversi</a> pun gak punya Blog, hayo?! Dan yang paling penting, memaksa saya menulis ini untuk mengakhiri masa hiatus! <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> Serta memberikan kesempatan pula pada saya yang ganteng <strike>namun hina ini</strike> segera untuk sekedar mengucapkan terima kasih pada <a href="http://loenpia.net">Loenpia </a>yang jauh-jauh menggelinding ke Jogja untuk berwisata dan <strike>melepas rindu</strike> berjumpa dengan <a href="http://cahandong.org">kami</a> kemarin. Maaf jika perlakuan kami semena-mena, tidak sopan, bahkan jorok dan katrok! <img src='http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' />
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/04/02/character-assassination/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Biadab!</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/20/biadab/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/20/biadab/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2007 11:54:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<category>Hari ini</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/20/biadab/</guid>
		<description><![CDATA[Cukup 5 menit tayangan berita itu mengusik pagiku yang tenang.
Israel berulah lagi! Sholat jumat kemarin, dijadikan bukti kekejaman mereka. Masjidil Aqsha, tempat suci ummat muslim yang masih porak poranda akibat konflik Israel-Palestina tahun lalu, masih harus menerima lemparan batu dan ledakan mortir pasukan Israel!
Negeri Para Rasul
Mungkin aku bukan orang beriman yang taat beribadah apalagi pandai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cukup 5 menit tayangan berita itu mengusik pagiku yang tenang.</p>
<p>Israel berulah lagi! Sholat jumat kemarin, dijadikan bukti kekejaman mereka. Masjidil Aqsha, tempat suci ummat muslim yang masih porak poranda akibat konflik Israel-Palestina tahun lalu, masih harus menerima lemparan batu dan ledakan mortir pasukan Israel!</p>
<p><strong>Negeri Para Rasul</strong></p>
<p>Mungkin aku bukan orang beriman yang taat beribadah apalagi pandai bertutur kata khas ulama. Bukan aku seorang ekstrimis yang menutup sebelah mata memandang ketidakadilan di muka bumi. Tak pula aku pandai berorasi di pinggir jalan menolak dan mengutuk segala kekejian dan ketidakadilan atas negeri muslim Palestina. Tapi hati ini seolah panas, tiap kali negeri tanah suci tiga agama itu harus bergejolak akibat konflik yang seharusnya tidak terjadi.</p>
<p>Tanah suci Palestin, menjadi bukti 3 Rasul utusan Tuhan. Dari Musa, Isa dan Muhammad. Dari Tembok Ratapan, Jerussalem dan Masjidil Aqsha. Tiga tonggak sejarah ummat manusia berdiri megah disana. Tempat suci dimana setiap ummat harus saling menghormati dan menjunjung tingi toleransi dan peradaban manusia. Tapi apalah jadinya kini. Panas dan bergejolak dari batas wilayah satu ke daerah lainnya.</p>
<p><strong>Bangsat!</strong></p>
<p>Saya pun tak tahu hendak kemana umpatan tadi kusampaiakan. Israelkah? Bangsa yang telah terusir dari tanahnya sendiri ratusan tahun lalu. Bangsa Yahudi yang tanpa dosa dihabisi dengan keji oleh Hitler dan pasukan SS nya. Bangsa yang kini kembali dan mengusung label bendera Israel. Bangsa yang entah mau sampai kapan mengusik keberadaan Palestina yang juga berhak atas tanah kelahirannya.</p>
<p>Palestinakah? Ummat muslim mengeluk-elukkan negara yang memang mayoritas nya beragama Islam. Negara yang akrab dengan konflik. Tak puas dengan perselisihannya dengan Israel (dan Amerika tentunya), Hammas dan Fatah pun berselisih! Dua ormas dan parpol terbesar di negeri itu pun tak bisa berjabat tangan dan bersahabat membangun negeri yang seharusnya tenteram bagi seluruh ummat manusia di atasnya.</p>
<p><strong>Amerika?</strong></p>
<p>Negara adidaya yang tak henti-hentinya menebarkan ancaman dan kehancuran dunia lewat moncong senjatanya. Negara yang mau tidak mau harus diakui menjadi pemasok senjata dan mengecap devisa dari penjualan senapan mesin dan selongsong peluru. Adakah peran Walker Bush dan pentagon dibalik ini semua? Saya terlalu yakin untuk tak mengatakan tidak!</p>
<p><strong>Untuk Timur Tengah</strong></p>
<p>Bangsa Arab, tak ada yang bisa menyangkal, adalah bangsa yang akrab dengan konflik. Mungkin darah Arab adalah darah perang dan konflik. Abad 20 diramaikan dengan perang teluk. Tak henti-hentinya kala itu dunia internasional gempar atas perebutan ladang minyak terbesar di dunia. Terlalu mudah mengangkat senjata. Dari zaman kenabian pun demikian. Tak pernah mau diam atas perselisihan. Bukan untuk melerai, justru memeriahkan dengan terlibat di dalamnya. Bagaimana kini? Berganti millenium pun tak mengubah perilaku manusia.</p>
<p>Dan untuk saudaraku (sesama umat manusia) di Timur Tengah, berdamailah dan junjung tinggi peradaban manusia&#8230;..
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/20/biadab/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gejayan, bukan jalan Gejayan!!</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/11/gejayan-bukan-jalan-gejayan/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/11/gejayan-bukan-jalan-gejayan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2007 08:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<category>Obrolan</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/11/gejayan-bukan-jalan-gejayan/</guid>
		<description><![CDATA[Gerah juga sejak lama banyak orang yang salah kaprah pada salah satu jalan di Daerah Istimewa Yogyakarta ini.
&#8220;Ooo..Social Agency Gejayan to?&#8221;
Guoblok!!
Gak ada Social Agency di Gejayan!
Adanya di Jalan Gejayan!
*sedikti emosi*
Lha Gejayan tu sebelah mana?
Untuk mudahnnya, Anda tahu SPBU di Jalan Gejayan?
Itulah batas selatan Dusun/Pedukuhan Gejayan, yang termasuk di Kelurahan Condong Catur, Kecamatan Depok Kabupaten Sleman.
Lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gerah juga sejak lama banyak orang yang salah kaprah pada salah satu jalan di Daerah Istimewa Yogyakarta ini.</p>
<p>&#8220;Ooo..Social Agency Gejayan to?&#8221;</p>
<p>Guoblok!!<br />
Gak ada Social Agency di Gejayan!<br />
Adanya di Jalan Gejayan!<br />
*sedikti emosi*</p>
<p>Lha Gejayan tu sebelah mana?</p>
<p>Untuk mudahnnya, Anda tahu SPBU di Jalan Gejayan?<br />
Itulah batas selatan Dusun/Pedukuhan Gejayan, yang termasuk di Kelurahan Condong Catur, Kecamatan Depok Kabupaten Sleman.</p>
<p>Lalu Jalan Gejayan itu bukan Gejayan?<br />
Ada sebagian Jalan Gejayan masuk areal Dusun Gejayan.<br />
Selebihnya?<br />
Ya disebut Jalan Gejayan karena jalan menuju daerah bernama Gejayan. Sama halnya dengan Jalan Kaliurang.</p>
<p>Apakah Gedung Pusat UGM ada di Kaliurang?<br />
Tidak! Gedung Pusat UGM berada di Jalan Kaliurang, sebuah jalan menuju daerah bernama Kaliurang.<br />
Apakah TVRI Jogja ada di Magelang?<br />
Tidak! Gedung TVRI Jogja berada di Jalan Magelang, sebuah jalan menuju daerah bernama Magelang.</p>
<p>Memang, tidak semua jalan diakhiri dengan nama tempat yang dituju. Tapi setidaknya, Jalan Gejayan, Jalan Kaliurang, Jalan Magelang, merupakan jalan yang diberi nama atas dasar daerah yang akan dituju oleh jalan tersebut.</p>
<p>Hayo..ngomong Social Agency Gejayan lagi, tak sobek-sobek!!<br />
Ndeso!!
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/11/gejayan-bukan-jalan-gejayan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aku malu, benar-benar malu!</title>
		<link>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/02/aku-malu-benar-benar-malu/</link>
		<comments>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/02/aku-malu-benar-benar-malu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2007 05:50:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diditjogja</dc:creator>
		
		<category>Kejang Otak</category>

		<category>Obrolan</category>

		<guid isPermaLink="false">http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/02/aku-malu-benar-benar-malu/</guid>
		<description><![CDATA[Jogja memang menjadi tujuan wisata. Meskipun tak pernah lepas dari atribut, pangkat dan embel-embel yang sulit dipertahankan kota ini. Namun kadang Jogja teramat jauh untuk dibandingkan dengan tujuan wisata lainnya. Jangankan Amsterdam, Paris, atau London, Bali-pun terlalu indah untuk dapat dikatakan sepadan dengan Jogja, sesama tujuan wisata.
Entah apa yang membuat kota kelahiranku ini begitu -maaf- [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jogja memang menjadi tujuan wisata. Meskipun tak pernah lepas dari atribut, pangkat dan embel-embel yang sulit dipertahankan kota ini. Namun kadang Jogja teramat jauh untuk dibandingkan dengan tujuan wisata lainnya. Jangankan Amsterdam, Paris, atau London, Bali-pun terlalu indah untuk dapat dikatakan sepadan dengan Jogja, sesama tujuan wisata.</p>
<p>Entah apa yang membuat kota kelahiranku ini begitu -maaf- jorok dan kumuh. Semrawut, jika tidak berlebihan demikian seharusnya kita berpendapat mengenai kota yang katanya tujuan wisata kedua Indonesia ini. Pengelolaan sampah yang jauh dari sempurna. PKL yang kalah tertata rapi dari tetangga sebelah, Solo. Promosi dan manajemen wisata oleh pemerintah setempat yang kurang, bahkan tidak terdengar. Dan..silakan teruskan sendiri, terlalu banyak asumsi negatif atas variabel tata kota yang baik, bahkan sempurna dari Jogja.</p>
<p>Kembali ke persoalan. Sebenarnya, dari sekian yang menjadi predikat Jogjakarta, semuanya berujung pada pendapat wisatawan asing, yang tentu saja datang untuk membuktikan Jogjakarta sebagai kota seni, budaya dan pariwisata.</p>
<p><strong>Positif </strong></p>
<p>Harus diakui, beberapa waktu belakangan ini, dapat kita lihat sendiri, Jogja semakin banyak dikunjungi wisatawan asing. Sebuah tren positif, tentu saja setelah sekian kali aksi terorisme dan gonjang-ganjing kondisi politik dalam negeri yang sangat berdampak pada citra Indonesia. Pelaku pariwisata Jogja boleh berbangga dengan kondisi dan tingkat hunian hotel, yang menjadi salah satu parameter pariwisata. Namun, banyak yang sudah menyadari, bahwa lama tinggal pelancong juga menjadi faktor penting sebuah kawasan wisata menyabet julukan tujuan wisata favorit.</p>
<p>Keramahan warga menjadi sesuatu yang, konon, spesial dari Jogjakarta. Namun itu saja tidak cukup. Kondisi tata ruang, kebersihan, dan keindahan tiap sudut kota saya rasa tak akan  luput &#8220;dinikmati&#8221; oleh wisatawan, khususnya wisatawan luar negeri, yang begitu terbiasa dengan aspek tersebut di tempat asal mereka.</p>
<p><strong>Tak Lazim</strong></p>
<p>Dengan begitu, pernahkah kita membayangkan, apa yang ada di benak para wisatawan ketika berjalan-jalan di seputaran kota Jogja? Apa yang mereka pikirkan begitu keluar dari hotel dan tempat hunian lainnya?</p>
<p>Sempat saya perhatikan, pria bule yang dengan pe-de menggendong anaknya dan jalan-jalan keluar dari hotel Radisson Jogja Plaza. Pemandangan yang mungkin bagi kita tak lazim, mengingat betapa panas, pengap, dan berdebunya Jalan Gejayan siang itu. Diramaikan deru kendaraan roda dua khas anak muda Jogja yang memekakkan telinga, hitamnya asap knalpot dari bus kota yang berhenti sewenang-wenang. Dan sang turis pun berjalan sendirian di trotoar yang tak lebih lebar dari satu meter itu. Trotoar yang warga &#8220;asli&#8221; pun mulai enggan berjalan di atasnya, apalagi di siang bolong yang terik.</p>
<p><strong>Jogja memang bukan Bali</strong></p>
<p>Hendak kemana si bule tadi? Mungkinkah dia mengira dengan berdesakan menaiki angkutan umum semacam bus kota Ia dapat menikmati indahnya Jogja? Ataukah Ia mengira akan menemui sesuatu yang spesial di seputaran hotelnya di Jalan Gejayan? Obyek wisata yang menarik mungkin? Pure dan warga yang mengenakan pakaian adat setempat seperti di Bali? Saya hampir yakin, yang ditemukannya hanya kekecewaan. Bagaimanapun juga Jogja memang bukan Bali!</p>
<p>Dan saya teramat yakin, tiap daerah tujuan wisata memiliki ke-khas-annya sendiri-sendiri. Begitupun Daerah Istimewa Yogyakarta. Puluhan obyek wisata alam, budaya dan seni tersebar di empat kabupaten dan kotamadya Jogja-nya. Namun, begitu banyakkah hingga kita tidak tahu ketika ditanya apa yang akan turis dapatkan disana? Apa sarana transportasi yang tepat untuk mengaksesnya? Adakah fasilitas pendukung, yang bagi negara maju disebut &#8220;standard&#8221; sebuah tempat wisata?</p>
<p>Sudahlah, bukankah ini seharusnya sudah merupakan tugas pemerintah dan instansi terkait yang memiliki kebijakan akan pengembangan pariwisata sebagai pendapatan asli daerah? Ah, saya kira mereka cukup bangga berpakaian dinas, menerima gaji tetap, menjalankan instruksi dari atasan tanpa mampu berpikir bahkan bertindak dinamis untuk menghidupkan lagi Jogja sebagai tujuan wisata!</p>
<p><strong>Jogja tujuan wisata?</strong></p>
<p>Warga dan penghuni kota pun tak sempat memikirkan bule-bule yang kebingungan di &#8220;kota wisata&#8221; ini. Mereka tak kalah cuek dengan membuang sampah sembarangan dan menambah jorok kota-nya sendiri. Mendirikan lapak di tepi jalan tanpa memperdulikan kapasitas jalan yang semakin sempit, dan areal yang pernah disebut trotoar sebagai tempat pejalan kaki?</p>
<p>Jangankan mencoba peduli dan &#8220;kembali&#8221; ramah seperti Jogjakarta yang ada dalam brosur-brosur dan katalog wisata. Mungkin masyarakat Jogja pun sudah mulai lupa, kalau masih ada pelancong yang mencari <em><strong>daerah tujuan wisata bernama Jogja</strong></em>.</p>
<p>Saya akan tetap malu, bahkan untuk melempar senyum pada turis di kota ini, atau bahkan bertegur sapa. Pada mereka yang mungkin masih sanggup merendah untuk mengatakan &#8220;It&#8217;s very nice live in Jogja&#8221; dan kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya mereka pikirkan.</p>
<p><strong>Seharusnya kita malu!</strong>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/2007/02/02/aku-malu-benar-benar-malu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
