History

Comments Posted By Kombor

Displaying 1 To 3 Of 3 Comments

Babyface

Aku rasa Sampeyan kebalik nyampeinnya. Kemungkinan besar dia bilang, “Kirain lulusan 2006. Ternyata 2002 toh?”.

Hahaha…

Comment Posted By Kombor On 05.09.2007 @ 16:31

Gejayan, bukan jalan Gejayan!!

Hahaha… aku dulu juga sering bilang Social Agency Gejayan. Yang satu lagi Social Agency Jl. Solo. Loh… kok beda? Kalau aku bilang Social Agency Solo orang bisa mencak-mencak…

Weleh… belum apa-apa sudah dapat KeyCode: “monyet”. Kang Didit ki ngerti sakdurunge winarah jebule…

Comment Posted By Kombor On 12.02.2007 @ 18:16

Aku malu, benar-benar malu!

Jogja nggak bisa dibenahi. Tata kota yang tadinya indah (coba lihat foto-foto Jogja jadul) jadi rusak setelah Londo berhasil diusir. Sekarang, untuk membenahi tata kota Jogja pastilah sangat susah. Aku nggak yakin sarjono-sarjono UGM mampu memikirkan bagaimana mengembalikan atau membuat tata kota Jogja menjadi nyaman dan aman bagi turis monco negoro dan juga nyaman untuk ditinggali.

Walopun begitu, sebagai Cah Sleman yang saat ini nyasar di Tangerang, hidup di Jogja masih terasa lebih nyaman daripada di kawasan penyangga ibu kota ini.

Jogja nggak banjir? Coba saja jalan-jalan di Janti dari depan Ambarukmo sampai pertigaan Janti pas udah deres. Mesthi keplepek pit montormu wong air hujan pada bingung mau ngalir ke mana.

Comment Posted By Kombor On 06.02.2007 @ 14:09

«« Back To Stats Page

Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS. ^Top^